Penanaman Tanaman Obat di SD Negeri Caturtunggal 4 Dukung SDGs Nomor 15 Melalui Program Praktik Kependidikan

Sleman-Mahasiswa Program Praktik Kependidikan melaksanakan kegiatan penanaman tanaman obat di SD Negeri Caturtunggal 4 sebagai salah satu program kerja yang bertujuan mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 15: Kehidupan di Darat (Life on Land). Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah ini bertujuan meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap pelestarian lingkungan, memperkenalkan manfaat tanaman obat, serta menciptakan ruang hijau yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berkelanjutan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran yang kontekstual. SDGs Nomor 15 menekankan pentingnya menjaga, melindungi, dan memulihkan ekosistem daratan serta melestarikan keanekaragaman hayati. Mengusung tema "Menanam Tanaman Obat, Menumbuhkan Kepedulian terhadap Lingkungan", kegiatan diikuti oleh mahasiswa Praktik Kependidikan, guru, serta siswa SD Negeri Caturtunggal 4. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA), seperti jahe, kunyit, kencur, serai, dan lidah buaya, beserta manfaatnya bagi kesehatan dan lingkungan. Selanjutnya, peserta bersama-sama melakukan penanaman tanaman obat di area sekolah sebagai bentuk praktik langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Selain praktik penanaman, mahasiswa juga menyampaikan materi mengenai pentingnya penghijauan sekolah, cara merawat tanaman, serta peran setiap individu dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Koordinator Program Praktik Kependidikan menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah. "Melalui kegiatan penanaman tanaman obat ini, kami ingin mengajak siswa belajar mencintai lingkungan sejak dini. Tanaman yang ditanam tidak hanya memperindah sekolah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan mengenalkan manfaat tanaman obat dalam kehidupan sehari-hari,"ujarnya. Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa di kelas yang menjadi sasaran program ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Guru dan siswa turut berpartisipasi aktif mulai dari proses penanaman hingga penyiraman tanaman. Selain mendukung SDGs Nomor 15 (Kehidupan di Darat), kegiatan ini juga berkontribusi pada SDGs Nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pemanfaatan tanaman obat, serta SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan menghadirkan pengalaman belajar berbasis praktik yang mendorong pembentukan karakter peduli lingkungan.

Melalui program kerja Praktik Kependidikan ini, mahasiswa menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan masyarakat. Diharapkan taman tanaman obat yang telah dibuat dapat terus dirawat dan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi siswa SD Negeri Caturtunggal 4. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)dalam mewujudkan SDGs melalui pengabdian di bidang pendidikan serta diharapkan dapat menginspirasi lahirnya program-program serupa yang berkelanjutan di masa mendatang.