PELATIHAN SENAM OLEH MAHASISWA PK UNY SISWA SD MUHAMMADIYAH SANGONAN 1 RAIH JUARA 2 TINGKAT KABUPATEN SLEMAN

Sangonan, Sleman — Kegiatan pelatihan senam yang dilaksanakan oleh mahasiswa dalam program Praktik Kependidikan (PK) di SD Muhammadiyah Sangonan 1 berhasil mengantarkan salah satu peserta didik meraih prestasi hingga tingkat Kabupaten Sleman. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Nur Fadhillah Khasanah tersebut berlangsung mulai 31 Juli hingga 23 Agustus 2026, setiap hari Senin hingga Kamis setelah pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) selesai. Kegiatan ini menyasar peserta didik SD Muhammadiyah Sangonan 1 sebagai upaya mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus membiasakan pola hidup aktif dan sehat. Program tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDGs 4: Pendidikan Berkualitas.

Pelatihan bertujuan meningkatkan keterampilan siswa dalam melakukan gerakan senam sekaligus mempersiapkan mereka untuk mengikuti perlombaan. Proses latihan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemanasan, teknik dan penguasaan gerakan dasar, latihan koordinasi dan kelenturan, penyusunan rangkaian gerakan, hingga latihan secara keseluruhan. Mahasiswa UNY memberikan pendampingan dan koreksi terhadap gerakan siswa agar dapat dilakukan dengan tepat dan kompak. Latihan yang dilaksanakan secara rutin setelah pembelajaran PJOK tersebut juga melibatkan dukungan guru dan pihak sekolah. Setelah rangkaian latihan selesai, siswa mengikuti lomba senam tingkat Kapanewon Godean pada 24 Agustus 2026. Dari perlombaan tersebut, R. Lukman Rizky Makarim, salah satu murid SD Muhammadiyah Sangonan 1, berhasil lolos dan menjadi bagian dari perwakilan Tim Kapanewon Godean untuk melanjutkan kompetisi di tingkat kabupaten.

Puncak capaian kegiatan tersebut diraih pada 15 September 2026 dalam lomba senam tingkat Kabupaten Sleman. Rizky menjadi salah satu perwakilan tim senam yang membawa nama Kapanewon Godean. Berkat latihan dan persiapan yang dilakukan secara konsisten, tim tersebut berhasil meraih Juara 2 tingkat Kabupaten Sleman. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga yang dilakukan secara terarah dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi peserta didik. Selain meningkatkan kebugaran jasmani, kegiatan juga menumbuhkan kedisiplinan, kepercayaan diri, kerja sama, tanggung jawab, dan semangat berprestasi. Hal tersebut mendukung SDGs 3 melalui peningkatan kesadaran terhadap aktivitas fisik dan kesehatan, serta SDGs 4 melalui pengembangan potensi dan keterampilan peserta didik di luar pembelajaran akademik.