Bahasa Indonesia
English
You are here
Tingkatkan Kemampuan Gerak Dasar, Mahasiswa Kembangkan Pembelajaran PJOK Permainan Bola Zig-Zag dan Menendang ke Gawang

Yogyakarta — Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis
dalam mendukung pertumbuhan fisik, motorik, serta karakter siswa sekolah dasar. Guna
menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan berpusat pada murid, mahasiswa
ini melaksanakan pembelajaran mendalam mata pelajaran PJOK dengan mengangkat materi
permainan bola: menggiring bola zig-zag melewati cone dan menendang bola ke gawang bagi
siswa Kelas 2 pada Senin, 7 September 2026. Pembelajaran ini diikuti oleh 18 murid dengan
tingkat kemampuan gerak dasar yang beragam, sehingga pendekatan dirancang secara
diferensiatif agar seluruh siswa dapat berpartisipasi aktif dengan rasa percaya diri.
Rangkaian kegiatan pembelajaran dibagi secara sistematis ke dalam tiga tahap utama, yakni
kegiatan awal, inti, dan penutup. Sesi pembelajaran diawali dengan doa bersama, pengecekan
kesiapan siswa, pemanasan dinamis, serta ice breaking interaktif bertajuk “Lawan Kata:
Lompat” untuk melatih konsentrasi anak-anak. Pada kegiatan inti, siswa mengamati
demonstrasi langsung dari guru, melakukan tanya jawab, serta menjalani latihan terbimbing
mulai dari menggiring bola melewati 4–5 cone berpola zig-zag hingga menendang bola ke
gawang secara bergiliran dalam dua kelompok besar.
Selain berfokus pada penguasaan keterampilan motorik dan kontrol bola, kegiatan ini juga
dirancang untuk mengintegrasikan Dimensi Profil Lulusan yang meliputi penalaran kritis,
kolaborasi, dan komunikasi. Melalui simulasi permainan kelompok, para siswa diajak untuk
saling mendukung, bergiliran dengan tertib, mematuhi aturan keselamatan di lapangan, serta
menjunjung tinggi sikap sportivitas dan kedisiplinan sejak usia dini. Pembelajaran kemudian
ditutup dengan sesi pendinginan, refleksi sederhana, serta penyampaian apresiasi kepada
seluruh murid.
Keberhasilan proses pembelajaran ini turut dipantau melalui sistem asesmen yang
komprehensif oleh Mahasiswa, mencakup asesmen diagnostik di awal untuk memetakan
kemampuan gerak siswa, asesmen formatif melalui observasi partisipasi aktif, hingga asesmen
sumatif berupa praktik individu dan penilaian sikap kelompok. Dengan pendekatan yang
terstruktur, inklusif, dan menyenangkan ini, para siswa Kelas 2 tidak hanya terlatih secara fisik
dalam menguasai teknik dasar permainan bola, tetapi juga mampu membangun karakter positif
yang kuat.
Kontak Kami
Program Studi PJSD
Jl. Kolombo No. 1 Yogyakarta
Telp. : 0274-513092, 586168 psw 1549
Fax. : 0274-513092
Web. : https://s1pjsd.fikk.uny.ac.id
E-mail : pgsdpenjasfik@uny.ac.id
Copyright © 2026,