MAHASISWA PJSD DALAM PK (PRAKTIK KEPENDIDIKAN) UNY LAKSANAKAN TES KEBUGARAN JASMANI UNTUK MENDUKUNG SDGs 3 DI SD NEGERI GEDONGTENGEN

Dalam rangka mendukung penerapan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan Tes Kebugaran Jasmani bagi peserta didik kelas V SD Negeri Gedongtengen. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 6 Agustus 2026 pukul 09.50–12.10 WIB di lapangan SD Negeri Gedongtengen dan diikuti oleh 49 peserta didik yang terdiri atas kelas V A dan V B. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lina Erlisa, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, bersama mahasiswa PK lainnya. Pelaksanaan tes kebugaran jasmani menjadi salah satu bentuk kegiatan dalam pembelajaran PJOK yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengetahui kemampuan fisiknya serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

Sebelum tes dimulai, peserta didik mendapatkan pengarahan mengenai tata cara pelaksanaan dan melakukan pemanasan bersama. Selanjutnya, peserta didik dibagi menjadi empat kelompok dan mengikuti tes secara bergantian melalui sistem rolling pada empat pos. Tes yang diberikan meliputi lari sprint 60 meter untuk mengukur kecepatan, Illinois Agility Test untuk melihat kemampuan kelincahan, Vertical Jump untuk mengetahui daya ledak otot tungkai, serta V-Sit and Reach untuk mengetahui kelenturan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta didik terlihat antusias mengikuti setiap pos tes dan berusaha melakukan gerakan sesuai arahan. Hasil pengukuran memberikan gambaran mengenai kemampuan fisik masing-masing peserta didik. Hasil tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui kemampuan yang sudah baik dan aspek kebugaran yang masih perlu ditingkatkan. Dengan adanya kegiatan ini, peserta didik tidak hanya mendapatkan pengalaman melakukan tes kebugaran, tetapi juga didorong untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan membiasakan diri melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Kegiatan Tes Kebugaran Jasmani diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan hidup aktif dan sehat di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai bahan evaluasi perkembangan kebugaran peserta didik, sedangkan peserta didik diharapkan dapat menerapkan aktivitas fisik secara rutin sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dengan demikian, kegiatan sederhana di lingkungan sekolah ini dapat ikut mendukung terciptanya peserta didik yang sehat, aktif, dan memiliki kesadaran terhadap kebugaran jasmani.