Pembiasaan Peduli Lingkungan melalui Program Rasater di SDN Margoyasan

Yogyakarta, – Untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah tidak harus dilakukan melalui kegiatan yang besar dan rumit. SD Negeri Margoyasan memiliki program bernama Rasater (Radius Satu Meter) yang mengajak murid peduli terhadap kebersihan melalui kebiasaan sederhana setiap pagi. Program ini dilaksanakan setelah kegiatan MarKiSa (Margoyasan Kajian dan Siraman Rohani) dan apel pagi. Setiap murid diarahkan untuk mencari dan mengumpulkan lima sampah kering dalam radius satu meter dari posisi mereka, kemudian membuangnya sesuai dengan klasifikasi tempat sampah yang tersedia. Program ini merupakan pembiasaan yang dikembangkan dan dilaksanakan oleh sekolah secara rutin. Selama pelaksanaan Praktik Kependidikan (PK), mahasiswa berperan sebagai pengamat sekaligus membantu mendampingi murid. Rasater memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), dan Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Pelaksanaan Rasater dilakukan secara sederhana dan teratur. Setelah kegiatan pagi selesai, murid tetap berada dalam barisan sampai guru memberikan aba-aba untuk memulai. Murid kemudian mencari lima sampah kering di sekitar mereka dengan batas radius satu meter. Setelah sampah terkumpul, murid kembali membentuk barisan. Ketika guru memberikan aba-aba “balik kiri” atau hitungan satu sampai empat, seluruh murid bergerak menuju tempat sampah untuk membuang sampah sesuai jenisnya. Guru mengarahkan kegiatan dan memastikan murid tetap tertib, sedangkan mahasiswa PK membantu mendampingi murid. Keunikan Rasater terletak pada konsepnya yang sederhana tetapi memiliki target yang jelas. Murid tidak hanya diingatkan untuk menjaga kebersihan, tetapi diberikan tugas yang mudah dilakukan, yaitu mencari lima sampah dalam radius satu meter.

Rasater berkaitan dengan SDG 4 karena kegiatan ini mengajarkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengalaman langsung. Murid belajar memperhatikan kondisi lingkungan dan ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan. Dari sisi lingkungan, Rasater mendukung SDG 11 karena membantu menjaga lingkungan sekolah tetap bersih, nyaman, dan terawat. Kebiasaan membuang sampah sesuai jenisnya juga berkaitan dengan SDG 12 karena mengenalkan murid pada pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

Keunggulan Rasater terdapat pada konsepnya yang sederhana dan terukur serta pelaksanaannya yang rutin. Program ini sudah menjadi bagian dari kegiatan pagi sekolah sehingga murid terbiasa memperhatikan kebersihan lingkungan di sekitar mereka. Dengan target lima sampah dan radius satu meter, kegiatan yang sederhana dapat menjadi pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Ke depan, program ini dapat dikembangkan melalui edukasi pemilahan sampah, penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), atau kegiatan pengolahan sampah. Namun, pengembangan tersebut dapat dilakukan secara bertahap tanpa menghilangkan konsep utama Rasater. Dengan demikian, Rasater menjadi salah satu inovasi dan pembiasaan yang dikembangkan SD Negeri Margoyasan untuk menanamkan kepedulian lingkungan kepada murid. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PK hanya berperan sebagai pengamat dan pendamping, sedangkan penggagas dan pelaksana program adalah SD Negeri Margoyasan.